Jenis Emiten Menurut Tingkat Pertumbuhannya

Jika Anda masih tergolong baru dalam dunia Investasi Saham dan Pasar Modal, tentu saja Anda akan sedikit bingung memahami beberap pilihan “Emiten” yang menjadi sebuah Instrumen di pasar Investasi Saham.

Apa Itu Emiten?

Emiten adalah sebuah perusahaan yang menjual Efek kepada publik, bisa berbentuk Saham maupun Obligasi perusahaan. Penjualan Efek tersebut pertama kali dilakukan dengan IPO (Initial Public Offering / Penawaran Publik Pertama). Barulah setelah perusahaan berjalan sesuai dengan tujuan dan memiliki volume dan likuiditas cukup tinggi bisa didaftarkan kepada Bursa Saham dan Obligasi seperti IDX (Indonesian Stock Exchange).

Jadi, dari sini bisa kita simpulkan bahwa untuk setiap perusahaan yang tertutup dan tidak menjual efek-nya pada publik tidak bisa dikatakan sebagai Emiten.

Jenis Emiten Menurut Tingkat Pertumbuhannya

Saat ini, sudah ada lebih dari 500 jenis emiten yang terdaftar dan melantai secara resmi di Bursa Efek Indonesia (BEI) Indonesian Stock Exchanges (IDX). Dengan banyaknya pilihan yang pastinya tidak dapat kita pilih secara teliti, tentu saja akan menghambat kegiatan investasi kita. Dari masalah inilah kita harus mengetahui pembagian Emiten Instrumen Investasi Saham menurut tingkat pertumbuhannya, sehingga nantinya kita akan mendapatkan gambaran mana saja Saham yang “Profitable”.

  • Stalwart

Stalwart bisa dipahami sebagai emiten yang sudah terkenal, memiliki Valuasi Pasar yang besar, dan menjadi salah satu emiten terkuat di bidangnya. Beberapa contoh Emiten Stalwart yang sudah melantai pada Bursa IDX adalah : BBRI, BBCA, UNVR, TLKM dan masih banyak yang lainnya.

Emiten tersebut dikenal dengan ketahanan Stabilitasnya yang sangat kuat, sehingga perusahaan tersebut bisa dibilang Maju. Namun, biasanya pergerakan pertumbuhan nilai saham ini tidak secepat yang lainnya karena Stalwart lebih berfokus pada keamanan dan juga dividen untuk para pemegang saham.

Emiten jenis ini menjadi pilihan paling tepat bagi para pelaku pasar yang masih Newbie karena memiliki Resiko Rendah.Sebagai contoh pilihannya adalah BBCA yang sudah terbukti menjadi emiten palling stabil selama kurun waktu 10 tahun terakhir.

  • Fast Grower

Emiten Fast Grower merupakan sebuah emiten yang “masih berkembang” dan sedang menuju kepada kategori Stalwart. Biasanya emiten ini menjadi sangat berkembang, dengan pertumbuhan perusahaan yang pesat, sering ekspansi dan akuisisi, kemudian secara rutin melakukan pembagian keuntungan kepada para pemegang sahamnya. Contoh dari emiten Fast Grower adalah INKP.

  • Slow Grower

Emiten jenis ini bisa dibilang jenis emiten “gagal”, dimana perusahaan gagal mempertahankan eksistensinya di pasar bursa maupun kalah dalam persaingan bidangnya. Sebut saja APLN yang sudah mengalami penurunan Return On Equity, yang disebabkan oleh minimnya inovasi, tingkat penjualan yang turun.

  • Cylical

Emiten ini adlaah suatu perusahaan yang memiliki nilai yang didikte oleh harga komonitas global seperti Batu Bara dan Minyak Bumi. Nilai pertumbuhan emiten ini sangat tergantung dengan sentimen komonitas maupun kurs tukar yang lainnya. Beberapa contoh emiten yang bergerak dalam industri ini adalah PLTBA dan ELSA.

  • Asset Play

Emiten jenis ini adalah suatu emiten yang “bisa dimainkan”. Artinya, nilai sebuah saham tidak tergantung pada performa perusahaan saja, namun juga dipengaruhi secara massal oleh Asset Perusahaan. Umumnya, emiten jenis ini menjadi sebuah permainan untuk pera investor.

  • Turn Over

Emiten jenis ini merupakan sebuah emiten yang dulunya ber-status kurang baik, namun kemudian diakuisisi oleh perusahaan lainnya, sehingga nilai dari saham emiten tersebut dapat pulih kembali.

Editor : Belajar Forex
Belajar Forex

Related Posts

0 Comments

Leave Your Comment